Home Noticias Ria Ricis Buka-bukaan Soal Kurang Nafkah Batin Sebabkan Lahir C-Section: Mitos atau...

Ria Ricis Buka-bukaan Soal Kurang Nafkah Batin Sebabkan Lahir C-Section: Mitos atau Fakta?

39
0

Rabu, 8 Mei 2024 – 00:02 WIB

JAKARTA  – Nafkah batin diketahui menjadi salah satu alasan Ria Ricis mengajukan gugatan cerai kepada Teuku Ryan awal tahun 2024. Berdasarkan berkas gugatan cerai yang viral di media sosial diketahui, Ria Ricis sudah tidak mendapat nafkah batin sejak dirinya memasuki masa kehamilan trimester 2 sampai menjelang hari persalinan.

Baca Juga :

Terungkap, Sikap Ria Ricis yang Bikin Teuku Ryan Geram Hingga Menyebutnya Istri Durhaka

Dalam berkas itu juga terungkap, dokter yang menangani Ria Ricis mengatakan bahwa Ria Ricis tidak dapat melahirkan per vagina (lahiran normal) dikarenakan salah satu faktornya adalah kurangnya hubungan suami istri.

“Kurangnya nafkah batin dari tergugat (Teuku Ryan), hubungan suami istri mulai jarang terjadi sejak kehamilan trimester 2 sampai akhirnya menjelang hari persalinan. Dokter mengatakan penggugat tidak dapat lahiran normal dikarenakan salah satu faktornya adalah kurangnya hubungan suami istri,” demikian bunyi berkas tersebut.

Baca Juga :

Pernah Jadi Saksi Nikah, Ustaz Yusuf Mansur Bilang Begini Soal Pernikahan Ria Ricis

Berkaca pada kasus tersebut sebenarnya seberapa besar pengaruh hubungan seksual terhadap persalinan normal?

Melansir laman medicinenet.com, berhubungan  seks saat hamil juga memiliki manfaat yang lebih, apalagi bila dilakukan saat menjelang kelahiran. Apa saja manfaatnya berikut ini rangkumannya.

Baca Juga :

Teuku Ryan Tegaskan Bukan Hal Ini Penyebab Cerai dengan Ria Ricis

1. Melakukan hubungan seks selama kehamilan membantu ibu mempersiapkan kelahiran

Ilustrasi melahirkan bayi.

Photo :

  • Pixabay.com/cynthia_groth

Dijelaskan bahwa aktivitas seksual selama kehamilan dapat membantu pelumasan vagina. Apalagi hubungan intim melalui vagina cukup menguntungkan. Berhubungan seks melalui vagina diketahui membantu mempersiapkan otot panggul dan leher rahim untuk kelahiran. Seks selama kehamilan juga dapat membantu meningkatkan kadar oksitosin, dan hal ini sering disarankan kepada wanita hamil, terutama mereka yang telah mencapai usia 9 bulan.

2. Dapat meningkatkan kekuatan dasar panggul

Dasar panggul yang kuat akan membuat proses persalinan dan pemulihan pasca melahirkan menjadi lebih mudah bagi seorang ibu. Otot panggul yang kuat dapat membantu ibu melahirkan per-vagina (lahiran normal) sehingga mengurangi inkontinensia.

3. Menginduksi persalinan dan mempermudah persalinan

Hubungan seks yang teratur selama kehamilan dapat membantu kontraksi otot panggul dan pembukaan leher rahim. Hubungan seks sebelum lahiran juga membantu kelahiran normal, dan membuat proses persalinan lebih lancar. Beberapa dokter menyarankan untuk sering melakukan hubungan seks menjelang HPL untuk membantu menginduksi persalinan.

4. Mempercepat pemulihan pasca melahirkan

Orgasme selama kehamilan dapat mengembangkan otot dasar panggul untuk melahirkan yang mempercepat pemulihan pasca persalinan dengan mengencangkan otot panggul.

Halaman Selanjutnya

Dijelaskan bahwa aktivitas seksual selama kehamilan dapat membantu pelumasan vagina. Apalagi hubungan intim melalui vagina cukup menguntungkan. Berhubungan seks melalui vagina diketahui membantu mempersiapkan otot panggul dan leher rahim untuk kelahiran. Seks selama kehamilan juga dapat membantu meningkatkan kadar oksitosin, dan hal ini sering disarankan kepada wanita hamil, terutama mereka yang telah mencapai usia 9 bulan.

Halaman Selanjutnya

${item.title}

${formatter.format(item.price)}

`);
}
}else{
if (dataLink1 != null){
if(dataLink1.link == protocolURL){
let dataItemRandom = [];
for(let i = 0; i

img_title

${item.title}

${formatter.format(item.price)}

`);
}
}else{
if (dataLink2 != null){
if(dataLink2.link == protocolURL){
let dataItemRandom = [];
for(let i = 0; i

img_title

${item.title}

${formatter.format(item.price)}

`);
}
}else{
if (dataLink3 != null){
if(dataLink3.link == protocolURL){
let dataItemRandom = [];
for(let i = 0; i

img_title

${item.title}

${formatter.format(item.price)}

`);
}
}else{
localStorage.clear();
let randomNumberRule = parseInt(Math.random()*dataAffiliateRules.length)
let dataItems = dataAffiliateRules[randomNumberRule];
let affiliateTitle = dataItems.title;

let dataRulesRandom = [
dataItems.items[parseInt(Math.random()*dataItems.items.length)],
dataItems.items[parseInt(Math.random()*dataItems.items.length)],
dataItems.items[parseInt(Math.random()*dataItems.items.length)],
dataItems.items[parseInt(Math.random()*dataItems.items.length)],
];

localStorage.setItem(“dataLink”, JSON.stringify({
“link” : protocolURL,
“rule” : randomNumberRule,
“titleRule” : affiliateTitle,
“contentRule” : dataRulesRandom
}));

let dataItemRandom = [
dataAffiliate[dataRulesRandom[0]],
dataAffiliate[dataRulesRandom[1]],
dataAffiliate[dataRulesRandom[2]],
dataAffiliate[dataRulesRandom[3]],
];

$(‘#labelAffiliate’).text(affiliateTitle);

for(let item of dataItemRandom){
$(‘#listAffiliate’).append(`

img_title

${item.title}

${formatter.format(item.price)}

`);
}
}
}else{
// let randomNumberRule = parseInt(Math.random()*dataAffiliateRules.length);
let arrayRules = [“0”, “1”, “2”, “3”];
let rulesFilter = arrayRules.filter(item => parseInt(item) != parseInt(dataLink.rule)).filter(item => parseInt(item) != parseInt(dataLink1.rule)).filter(item => parseInt(item) != parseInt(dataLink2.rule));
let randomRulesFilter = parseInt(Math.random()*rulesFilter.length);
let randomNumberRule = parseInt(rulesFilter[randomRulesFilter]);
let dataItems = dataAffiliateRules[randomNumberRule];
let affiliateTitle = dataItems.title;

localStorage.setItem(“dataLink3”, JSON.stringify({
“link” : protocolURL,
“rule” : randomNumberRule,
“titleRule” : affiliateTitle,
“contentRule” : dataItems.items
}));

let dataItemRandom = [];
for(let i = 0; i

img_title

${item.title}

${formatter.format(item.price)}

`);
}
}
}
}
else{
// let randomNumberRule = parseInt(Math.random()*dataAffiliateRules.length)
let arrayRules = [“0”, “1”, “2”, “3”, “4”];
let rulesFilter = arrayRules.filter(item => parseInt(item) != parseInt(dataLink.rule)).filter(item => parseInt(item) != parseInt(dataLink1.rule));
let randomRulesFilter = parseInt(Math.random()*rulesFilter.length)
let randomNumberRule = parseInt(rulesFilter[randomRulesFilter]);
let dataItems = dataAffiliateRules[randomNumberRule];
let affiliateTitle = dataItems.title;

localStorage.setItem(“dataLink2”, JSON.stringify({
“link” : protocolURL,
“rule” : randomNumberRule,
“titleRule” : affiliateTitle,
“contentRule” : dataItems.items
}));

let dataItemRandom = [];
for(let i = 0; i

img_title

${item.title}

${formatter.format(item.price)}

`);
}
}
}
}else{
let arrayRules = [“0”, “1”, “2”, “3”, “4”];
let rulesFilter = arrayRules.filter(item => parseInt(item) != parseInt(dataLink.rule));
let randomRulesFilter = parseInt(Math.random()*rulesFilter.length)
let randomNumberRule = parseInt(rulesFilter[randomRulesFilter]);
let dataItems = dataAffiliateRules[randomNumberRule];
let affiliateTitle = dataItems.title;

localStorage.setItem(“dataLink1”, JSON.stringify({
“link” : protocolURL,
“rule” : randomNumberRule,
“titleRule” : affiliateTitle,
“contentRule” : dataItems.items
}));

let dataItemRandom = [];
for(let i = 0; i

img_title

${item.title}

${formatter.format(item.price)}

`);
}
}
}
}else{
let randomNumberRule = parseInt(Math.random()*dataAffiliateRules.length)
let dataItems = dataAffiliateRules[randomNumberRule];
let affiliateTitle = dataItems.title;

localStorage.setItem(“dataLink”, JSON.stringify({
“link” : protocolURL,
“rule” : randomNumberRule,
“titleRule” : affiliateTitle,
“contentRule” : dataItems.items
}));

let dataItemRandom = [];
for(let i = 0; i

img_title

${item.title}

${formatter.format(item.price)}

`);
}
}

}

getItemsByRules(‘gaya-hidup’, ‘kesehatan-intim’);

Berita Terkait

Topik Terkait

Jangan Lewatkan

Dorman Borisman Sempat Amputasi Kaki Sebelum Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari aktor senior Dorman Borisman yang meninggal dunia pada Selasa 7 Mei 2024. Dorman Borisman meninggal dunia di usia 73 tahun setelah alami komplikasi

Cegah Kontaminasi Bromat Berlebih pada Air Minum, Pemerintah Diminta Proaktif

Pemerintah dan produsen diminta untuk lebih proaktif guna mencegah potensi kontaminasi Bromat berlebih pada air minum. BPOM menetapkan ambang batas Bromat 10 ppb.

1000 Hari Kehidupan Penting untuk Cegah Stunting, Dimulai dari dan Sampai Kapan?

ASI eksklusif merupakan faktor protektor penting yang dapat menurunkan risiko terjadinya stunting. Sayangnya cakupan keberhasilan pemberian ASI Eksklusif masih rendah.

Kenapa Serangan Jantung Terjadi Pada Saat Tidur di Malam Hari?

Serangan jantung dapat terjadi pada pagi dini hari karena alasan seperti memperlambat metabolisme dan detak jantung pasien.

11 Persiapan Penting Sebelum Menikah, Agar Rumah Tangga Awet

Penting bagi pasangan untuk mempersiapkan diri dalam membina rumah tangga. Lantas apa saja yang perlu dipersiapkan?

Berkacara dari Rumah Tangga Ria Ricis dan Teuku Ryan, 5 Hal Sederhana yang Bikin Rumah Tangga Adem

Ada beberapa penyebab yang membuat Ria Ricis akhirnya mengajukan gugatan ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan awal tahun 2024 ini.



Fuente

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here